Tidak Jujur, Surya Paloh Akan "Tendang" Tengku Erry

Posted by Mawarta Media



mawarta.com - (12/11) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mendeklarasikan pencalonan Tengku Erry Nuradi dalam pemilihan gubernur (pilgub) Sumatera Utara (Sumut) yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang.

Pencalonan Erry Nuradi itu tertuang dalam SK DPP partai Nasdem no 135/11/2017 yang dibacakan oleh sekjen partai nasdem Bapak Johnny Plate di Lapangan Merdeka.

Dalam acara deklarasi partai nasdem tak luput juga dihadiri oleh Bapak Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M. Si dan juga Bupati Deli Serdang yaitu Bapak Ashari Tambunan serta seluruh kader-kader partai Nasdem.

Dalam pidatonya Tengku Erry mengajak seluruh masyarakat untuk melanjutkan pembangunan di Provinsi Sumatera Utara termasuk yang dirintis oleh Bapak Presiden Joko Widodo. Tengku Erry menyatakan jika masyarakat Sumut ingin melanjutkan pembangunan di Sumatera Utara maka dengan terpilihnya ia sebagai Gubernur di tahun 2018 mendatang maka pembangunan jalan tol tidak hanya sebatas Medan-Tebing Tinggi, Medan-Binjai, tetapi juga sampai ke Danau Toba, Kisaran, Aceh, dan Perbatasan Riau.

Tengku Erry menambahkan bahwasannya Kota Medan sudah 47 tahun lamanya tidak menjadi tuan rumah MTQ Nasional, dengan ini di tahun 2018 nanti Kota Medan akan menjadi tuan rumah MTQ nasional. Tahun 1953 Kota Medan sudah lama tidak menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) "saya juga belum lahir pada saat itu" kata Erry, di tahun 2018 Sumut akan menjadi tuan rumah PON.

Usai Erry Nuradi berpidato, ketua umum DPP partai Nasdem Bapak Surya Paloh juga berpidato pada saat itu. "Tengku Erry pasti ada kekurangannya, yang seharusnya dibuat begitu tapi yang nyatanya dibuat lain, ya itulah kekurangan namanya, karena enggak akan mungkin tanpa adanya kekurangan" pungkasnya. 

"kalau Tengku Erry tidak jujur maka saya sendiri yang akan menendangnya" ujar Surya Paloh dalam pidatonya saat itu. "Apakah kalian setuju jika Tengku Erry melanjutkan jabatannya?""Setuju! " sambut masyarakat.

Surya Paloh menambahkan bahwa Tengku Erry sudah seperti adik kandungnya sendiri. "Apakah kalian tau lagu anak Medan Yang Kambing di kampung sendiri dan Banteng di perantauan? Kali ini kita akan merubahnya menjadi Banteng di kampung sendiri dan Banteng di perantauan", ucapan itu disambut riuh tepuk tangan oleh masyarakat serta Kader partai Nasdem yang menghadiri deklarasi tersebut. 

(Salida Theresia Sembiring/Mahasiswa FISIP USU Jur.Ilmu kesos/AJT/4905ppwi)


Blog, Updated at: Monday, November 13, 2017

0 komentar:

Post a Comment