Rachma Wati meminta maaf di Media Sosial terkait ungkapannya bernuansa SARA dari Jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501

Posted by Unknown

mawartaCJ- Sekitar 2 jam yang lalu (sekarang 15.49 wib) 31 desember 2014 akhir Tahun dan Akun Fb nya Rachma Wati menuliskan permintaan maafnya melalui media sosial mengenai pernyataannya pasca jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 Rute Surabaya-Singapura. rachma wati sempat menuliskan kata-kata mengandung sara pada tragedi yang menimpa Pesawat tersebut. berikut petikannya :
"Saya Ingin Meminta Maaf Atas Semua Status Yang Saya Tulis Akhir-Akhir Ini. Mungkin Banyak Orang Yang Masih Geram dengan Saya Saya Paham Perasaan Kalian Semua. Saya Membuat Status Semata-Mata Karena SPONTANITAS Saja.Bahkan Saya Mengakui Bahwa Saya Salah. Saya Mohon Maaf Kepada Bapak Muhammad Nurdin Yang Telah Tercemar Namanya Dan Sampai Saat Ini Tetap Membela Saya Walaupun Saya Salah Dan Saya Mohon Maaf Kepada Teman-Teman Sekolahku Yang Juga Kena Masalah Atas Statusku Ini Dan Kepada Keluarga Korban AIR ASIA Karena Tersinggung Dengan Status Status Yang Dibuat Sebelumnya. Saya Sadar Saya Membuat Status Tersebut Karena SPONTANITAS Dan Ingin Memparodikan Jatuhnya Pesawat AIR ASIA. Buat Orang-Orang Yang Geram Kepada Saya  ALLAH SWT Maha Mengampuni Hambanya Yang Salah Dan Setiap Orang Pasti Berbuat Salah Dan Saya Mohon Maaf Yang Sebesar-besarnya kepada Seluruh Rakyat Indonesia Yang Telah Benci Melihat Saya. Berilah Kesempat Saya Satu Kali Lagi Untuk Memperbaiki diri Sekali lagi Mohon Maaf Yang Sebesar-besarnya dan tolong Lupakan semua status-status yang telah lalu dan jangan bawa ini ke pengadilan hukum"
 
Pelajar tersebut sepertinya sudah tertekan dengan bully yang terjadi pada akunnya yang sebelum meminta maaf melalui akun FB juga menyatakan bahwa akun tersebut sudah lama tidak bisa up date lagi olehnya.baca http://news.detik.com. Dan semakin membingungkan ketika sekitar dua jam yang lalu akun tersebut melontarkan kata maaf atas penyataan yang sebelumnya.

Semoga hal ini menjadi pelajaran berikutnya Bagi para Netizen dalam meluapkan emosi di jejaring sosial. Kasian sianak yang belum mampu mengendalikan emosi tetapi sudah menjadi korban cekalan di media sosial. bisa dikatakan sebagian besar para pengguna media sosial adalah remaja seperti mereka yang terbawa emosi terhadap sesuatu dan tanpa filter mereka bermain kata-kata tanpa mengetahui banyak yang mengintai mereka ujar salah seorang warga di Kemenangan Tani.

www.mawarta.com Mengucapkan Selamat Berakhir Tahun 2014 dan Selamat Datang Tahun 2015



Berita Lainnya


Blog, Updated at: Wednesday, December 31, 2014

0 komentar:

Post a Comment