Waspada, Simpang RSUP H Adam Malik Rawan Laka Lantas II (Hukum Jalanan)

Posted by Unknown

MawartaCJ- Selang Beberapa Hari, Baca Simpang Rumah Sakit Adam Malik Rawan Lakalantas, Jumat Siang, 19 Desember 2014 sekitar pukul 12.05 wib terjadi lagi kecelakaan yang tidak terhindarkan. Sekitar 30 menit sebelumnya juga terjadi Kecelakaan Ringan.

Kedua Korban Kecelakaan
Berbuntut Pemukulan
Kecelakaan Menimpa 2 orang pengendara Sepeda Motor Bebek. Tidak tahu pasti bagaimana kecelakaannya, tetapi salah seorang pengendara tampak terjatuh (BK 2137 A*J) dan seorang lagi yang membawa beras tetap dikeretanya (BK 5932 AA*) sembari meminggirkan kendaraannya. 

Pengendara yang terjatuh yang hendak menuju RSUP Adam Malik untuk menjemput ibunya langsung berdiri menepikan sepeda motornya, sayangnya pengendara satu lagi(BK 5932 AA*) langsung melayangkan tinjunya ke pengendara yang jatuh tadi. dan pengendara yang terjatuh tampak menyembah meminta maaf dengan bibir yang berdarah. demikian ungkap saksi A Sitepu dilokasi kejadian. 

Kejadian main Pukul tersebut sontak menghebohkan warga yang berada disekitar dan mendatangi kedua korban kecelakaan. Salah seorang warga langsung melayangkan tinjunya kembali kepada pengendara yang main pukul tersebut (BK 5932 AA*) sembari berujar "gak ada Otakmu main pukul saja'. 

Dan setelah keduanya menepi tepat didepan Citizen Journalism Cafe/ Tom's Coffe simpang Adam Malik salah seorang pengendara yang tidak diketahui siapa, mencampuri pertikaian yang terjadi yang sedang ditangani warga setempat sembari berkeras untuk segera melapor ke pihak kepolisian dan menyarankan untuk menghubungi keluarganya yang bekerja di RSUP H Adam Malik. ABG yang hendak menjemput orang tuanya yang bekerja di RSUP Adam Malik menurut kepada pengendara yang tidak diketahui siapa sembari meninggalkan pengendara yang membawa beras tersebut. 

Setelah beberapa saat, ketika mawarta.com sedang menulis beritanya, Citizen Journalism Cafe didatangi oleh Ibu dari ABG Pengendara yang kena bogem (BK 2137 A*J) sembari mencari dan menanyakan pengendara yang satu lagi. Warga yang masih dilokasi (FG) mengatakan "sudah pergi karena tidak ada hak kami menahan pengendara tersebut apalagi setelah kami memukul nya karena main hakim sendiri yang turut juga disaksikan oleh anak ibu"

Sang Ibu Berkeras untuk melapor polisi dan meminta foto yang diambil Kameramen mawarta.com dan setelah diperlihatkan sang Ibu mencatat Plat yang memukul anaknya karena kecelakaan yang terjadi sambil berujar "tidak tau dia saya bekerja di RSUP Adam malik. pasti kita dapat orangnya" ujarnya menghibur sianak. warga menyelutuk apakah anak ibu punya sim? si ibu menjawab tidak ada dan Pergi begitu saja. 

Karang Taruna...............Kerja Keras
Melihat Rawannya Kecelakaan Lalu Lintas, Sudah Seharusnya Kepada Pengendara Kendaraan Bermotor untuk Melengkapi Surat Kendaraan dan Surat dari Pengendara berupa SIM, agar Ketika terjadi Kecelakaan Lalu Lintas Hukum Jalanan Bisa Dihindarkan serta proses pengaduan tidak menjadi sulit, contoh seperti masalah ini tadi menjadi sulit membuat laporan karena SIM yang kena pukul juga tidak ada akibat kesalahan dijalanan meningkat menjadi pemukulan ujar Warga yang sudah malang melintang berurusan dengan kepolisian di Seluruh Indonesia dimasa mudanya.

Berita Lainnya


Blog, Updated at: Friday, December 19, 2014

0 komentar:

Post a Comment