Misi Kemanusian Tim Ritual Doa Pemuda Merga Silima Medan Sumut

Posted by Mawarta Media

MawartaCJ- Sabtu, 10 Januari 2015 Koordinator Tim Ritual Doa Pemuda Merga Silima Medan-Sumut berbagi cerita kepada redaksi mawarta.com di Kemenangan Tani perihal Pengalaman Tim Ritual ini di Thailand sewaktu Tim Ritual Doa diminta membantu pesawat malaysia yang hingga kini belum ditemukan dan menceritakan niat misi kemanusiaan Tim Ritual Doa atas erupsi Sinabung yang tak kunjung usai.

Lihat gambar sinabung foto esklusif

 
Tim Ritual Doa yang dikoordinatori oleh Alek Perkasa Sitepu, SE yang juga adalah Ketua Pemuda Merga Silima Medan-Sumut ini beranggotakan Rulih Sembiring, Paksa Sembiring, Cerdik bru Ginting (nek iting), Mahadi Surbakti, Jugon Kaban, Persadaan Singarimbun dan Gojot Ginting memaparkan sedikit banyaknya pengalaman mereka sembari memberi kesaksian atas Kuasa Tuhan Yang Maha Esa yang tidak akan bisa ditandingi oleh kuasa apapun juga. Serta berharap agar erupsi sinabung segera berhenti.

Menurut paparannya, Alek Sitepu juga telah menghubungi Bupati Karo Terkelin Brahmana melalui SMS guna berkoordinasi untuk kegiatan Aksi Kemanusiaan terkait Erupsi Gunung Sinabung yang tidak diketahui kapan berhentinya. Tim Ritual Doa juga siap menghadirkan Tony Daud guna melaksanakan Misi Kemanusiaan Tim Ritual Doa ini. Tim Ritual Doa yang mengandalkan Kuasa Tuhan dan sudah banyak berbuat kepada masyarakat khususnya yang dibawah kuasa kegelapan untuk diangkat dan dijadikan pengikut Kristus cukup optimis terhadap misi kemanusiaan yang mereka kerjakan.
 
Menurut Koordinator Tim Doa, Sms yang mereka tujukan kepada Bupati Karo mengenai misi kemanusiaan Tim Ritual Doa yang mereka lakukan tanpa pamrih dan murni guna kemanusian dan ingin mengajak seluruh masyarakat karo khususnya korban erupsi guna bersama-sama melakukan ritual doa secara akbar guna meminta pengampunan kepada Tuhan agar Erupsi segera selesai. Tim Ritual juga berharap agar bupati segera merespon guna kemuliaan Nama Tuhan.

Ketika disinggung mengenai keberadaan Pemuda Merga Silima Pasca Penyerangan 10 Desember 2013 lalu, Ketua PMS Medan-Sumut ini tetap Optimis atas Keberlangsungan Organisasi yang dipimpinnya terlebih PMS Medan-Sumut teregister dalam Kesbangpol linmas jadi tidak gampang untuk membubarkannya. peristiwa kemaren juga belum ada perdamaian, tetapi proses hukum sudah berjalan. Kevakuman beberapa kepengurusan adalah hal biasa dalam berorganisasi. PMS juga kemaren awal Tahun 2015 juga mengadakan silaturahmi dan konsolidasi dikediaman saya ujarnya sembari berharap agar Karo Bersatu sambil menyampaikan salam Mejuah-juah. (redaksi/1508)



Blog, Updated at: Monday, January 12, 2015

0 komentar:

Post a Comment